Air Terjun Banyumala. Bali tidak pernah kehabisan cara untuk memikat siapa pun yang datang. Jika pantai-pantai di selatan menghadirkan gemuruh ombak dan suasana ramai, maka Bali Utara menyimpan ketenangan yang berbeda—lebih alami, lebih sejuk, dan terasa lebih dekat dengan alam. Salah satu permata tersembunyi di kawasan ini adalah Air Terjun Banyumala, sebuah destinasi alam yang menawarkan keindahan air terjun kembar dengan suasana hutan tropis yang masih asri.
Air Terjun ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang pelarian dari hiruk-pikuk kehidupan. Di sini, suara air yang jatuh lembut berpadu dengan kicauan burung dan hembusan angin pegunungan, menciptakan harmoni alam yang menenangkan jiwa.
Deskripsi Air Terjun Banyumala
Air Terjun Banyumala dikenal dengan ciri khasnya berupa dua aliran air terjun utama yang jatuh berdampingan dari tebing batu, membentuk panorama simetris yang memukau. Aliran airnya tidak terlalu deras, namun cukup tinggi dan jernih, mengalir langsung ke kolam alami di bawahnya yang berwarna kehijauan.
Kolam ini cukup luas dan aman untuk berenang, menjadikan Banyumala salah satu air terjun favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati kesegaran air pegunungan. Dikelilingi oleh pepohonan hijau, bebatuan alami, dan udara sejuk, suasana di sekitar air terjun terasa begitu damai dan alami.
Nama “Banyumala” berasal dari kata banyu (air) dan mala (suci atau baik), yang secara filosofi menggambarkan air kehidupan yang bersih dan memberi keseimbangan. Tak heran jika tempat ini sering dianggap memiliki energi positif yang kuat.
Lokasi
Air Terjun Banyumala terletak di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Lokasinya berada di kawasan perbukitan Bali Utara, tidak jauh dari area wisata Danau Buyan dan Danau Tamblingan.
Lokasi : Google Maps
Dari pusat wisata Bedugul, jarak menuju Air Terjun Banyumala sekitar 20–30 menit berkendara. Sementara dari Denpasar atau Bandara Ngurah Rai, perjalanan memakan waktu sekitar 2,5–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Baca Juga : Glass Bottom Boat Bali: Petualangan Seru Menyaksikan Keindahan Lautan Tanpa Basah
Daya Tarik Utama Air Terjun Banyumala
1. Air Terjun Kembar yang Ikonik
Daya tarik utama Banyumala adalah dua air terjun utama yang jatuh berdampingan, menciptakan pemandangan yang indah dan unik. Formasi ini jarang ditemukan di air terjun lain di Bali.
2. Kolam Alami yang Luas dan Jernih
Kolam di bawah air terjun memiliki air yang jernih dan relatif tenang. Kedalamannya bertahap, sehingga cocok untuk berenang atau sekadar bermain air.
3. Lingkungan Alam yang Masih Asri
Air Terjun Banyumala dikelilingi hutan tropis yang masih terjaga. Tidak ada bangunan besar di sekitarnya, sehingga nuansa alami sangat terasa.
4. Spot Foto Alami dan Estetik
Setiap sudut Banyumala menawarkan latar foto yang indah—air terjun, bebatuan, dedaunan hijau, dan cahaya matahari yang menembus pepohonan.
5. Suasana Tenang dan Menenangkan
Berbeda dengan air terjun populer yang ramai, Banyumala cenderung lebih tenang, cocok untuk relaksasi dan menyatu dengan alam.
Baca Juga : Bukit Asah Bugbug: Menyatu dengan Alam di Ujung Timur Bali
Jam Buka dan Tiket Masuk
Jam Buka:
- Setiap hari, pukul 08.00 – 17.00 WITA
Tiket Masuk:
- Wisatawan domestik & mancanegara: sekitar Rp20.000 – Rp30.000 per orang
- Parkir motor: ± Rp5.000
- Parkir mobil: ± Rp10.000
Harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola setempat.
Cara Menuju Air Terjun Banyumala
Dari Denpasar / Bandara Ngurah Rai:
- Ambil rute menuju Bedugul
- Lanjutkan perjalanan ke arah Wanagiri – Danau Buyan
- Ikuti papan petunjuk menuju Banyumala Twin Waterfall
- Kendaraan Pribadi atau Sewa Mobil sangat disarankan karena transportasi umum terbatas.
Setelah tiba di area parkir, pengunjung harus berjalan kaki menuruni jalur setapak sekitar 10–15 menit. Jalur trekking cukup aman, namun sedikit licin saat musim hujan, sehingga disarankan memakai alas kaki yang nyaman.
Baca Juga : Subak Museum Bali: Warisan Sistem Irigasi Unik Dunia
Wisata Terdekat dari Air Terjun Banyumala

Beberapa destinasi menarik yang bisa dikunjungi dalam satu perjalanan antara lain:
- Danau Buyan – Danau alami dengan suasana sejuk dan tenang
- Danau Tamblingan – Danau mistis dengan panorama hutan lebat
- Wanagiri Hidden Hills – Spot foto ikonik Bali Utara
- Air Terjun Gitgit – Air terjun terkenal di Buleleng
- Handara Gate – Gerbang megah berlatar pegunungan
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Berenang di Kolam Alami
Air yang sejuk dan jernih sangat menyegarkan, terutama setelah trekking singkat.
- Fotografi Alam
Cahaya alami dan lanskap hijau menjadikan Banyumala surga bagi fotografer.
- Trekking Ringan
Jalur menuju air terjun cocok untuk trekking santai sambil menikmati alam.
- Relaksasi dan Meditasi
Suasana sunyi dan alami menjadikan tempat ini ideal untuk menenangkan pikiran.
- Eksplorasi Alam
Pengunjung bisa menikmati flora dan fauna lokal di sekitar area air terjun.
Kesimpulan
Air Terjun Banyumala adalah perwujudan keindahan Bali yang masih alami dan belum tersentuh secara berlebihan. Dengan air terjun kembar yang memesona, kolam alami yang jernih, serta suasana hutan yang sejuk dan tenang, Banyumala menawarkan pengalaman wisata yang menyegarkan tubuh dan pikiran.
Destinasi ini sangat cocok bagi pencinta alam, fotografer, maupun wisatawan yang ingin merasakan sisi Bali yang lebih sunyi dan autentik. Perjalanan menuju Banyumala memang membutuhkan usaha, namun semua itu terbayar lunas saat berdiri di hadapan air terjun yang menawan.
Jika kamu mencari tempat untuk menyepi, menyatu dengan alam, dan merasakan keseimbangan, maka Air Terjun Banyumala adalah jawabannya.











